Melestarikan Kebudayaan Jawa Barat Melalui Rasa: Sindang Reret Berjaya Selama 51 Tahun

- 11 Juni 2024, 19:05 WIB
Sindang Reret: Mengangkat Kuliner Sunda ke Kancah Internasional Selama 51 Tahun
Sindang Reret: Mengangkat Kuliner Sunda ke Kancah Internasional Selama 51 Tahun /Dok.bandung.go.id/

 

MATA BANDUNG - Sindang Reret, melestarikan cita rasa khas Sunda selama 51 tahun, mempersembahkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan di Kota Bandung dan sekitarnya. Corporate Sales marketing manager Sindang Reret, Erry Yoga Prakesa, mengungkapkan visi besar sang pemilik, Abah, untuk mengangkat kuliner Sunda ke kancah internasional.

"Sindang Reret ingin membawa kuliner Sunda setara dengan popularitas rumah makan Padang yang sudah tersebar di berbagai negara," tutur Erry.

Dengan menu andalan seperti Ayam Bakakak Karuhun, Gurame Combrang, dan Gurame Mangga Muda, Sindang Reret terus memukau lidah para penggemar kuliner. Erry juga memaparkan bahwa Sindang Reret secara berkala menggelar festival kuliner Jawa Barat untuk memperkenalkan dan memperbarui menu, serta merayakan kekayaan kuliner daerah.

Tak hanya itu, Sindang Reret juga dikenal dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp 37.500 hingga Rp 49.000 untuk nasi boks dan Rp 80.000 hingga Rp 110.000 untuk menu buffet prasmanan. Keempat cabang Sindang Reret, dari Ciwidey hingga Karawang, menawarkan pengalaman yang berbeda, dari suasana saung sawah yang asri hingga layanan catering industri.

Baca Juga: Serabi Mirasa: Legitnya Jajanan Khas Bandung yang Legendaris

Sindang Reret: Mengangkat Kuliner Sunda ke Kancah Internasional Selama 51 Tahun
Sindang Reret: Mengangkat Kuliner Sunda ke Kancah Internasional Selama 51 Tahun

Erry menuturkan, Sindang Reret memiliki empat cabang utama dengan konsep yang berbeda, di antaranya adalah:

1.Sindang Reret Ciwidey
Menyajikan suasana saung sawah yang asri dan permainan tradisional Sunda.

Halaman:

Editor: Mia Nurmiarani

Sumber: bandung.go.id


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah