Dinilai Cukup, Presiden Jokowi Tidak Akan Impor Beras Sampai Juni 2021

- 4 Mei 2021, 06:50 WIB
Beras merupakan salah satu bahan poko untuk menunaikan zakat fitrah.
Beras merupakan salah satu bahan poko untuk menunaikan zakat fitrah. /Pixabay/

MATA BANDUNG - Pemerintah berencana melakukan impor beras berdasarkan hasil rapat terbatas beberapa waktu lalu. Keputusan impor diambil dengan dalih Bulog perlu memiliki iron stock. Tahun ini, pemerintah merencanakan impor beras 1 juta ton terdiri dari 500.000 ton cadangan beras pemerintah (CBP) dan 500.000 ton sesuai kebutuhan Bulog.

Menteri Perdagangan M Lutfi sempat mengklaim stok Bulog saat ini terendah sepanjang sejarah bahkan mungkin di bawah 500.000 ton dari batas minimum 1 juta ton.

Belum sempat terlaksana, rencana impor beras itu menuai penolakan. Petani hingga akademisi menilai, impor tidak diperlukan karena produksi beras 2021 akan surplus.

Baca Juga: Bocoran Jadwal Liga 1 Segera Bergulir Di Rapat Exco PSSI

Bahkan, Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan produksi beras Januari-April 2021 mencapai 14,54 juta ton atau naik 26,84% dari 11,46 juta ton di Januari-April 2020. Keputusan impor dikhawatirkan dapat menyebabkan kelebihan stok dan menyebabkan harga gabah petani turun.

Di tengah silang pendapat impor atau tidak, Presiden Joko Widodo akhirnya angkat bicara dan memastikan bahwa tidak ada importasi beras sampai Juni 2021. Per Maret 2021, Presiden memastikan belum ada beras impor yang masuk ke Indonesia.

“Saya pastikan bahwa sampai Juni 2021 tidak ada beras impor yang masuk ke negara kita, Indonesia,” ucap Presiden Jokowi dalam konferensi pers bertajuk “Pernyataan Presiden Jokowi terkait Impor Beras”, pada Jumat (26/3/2021).

Dalam kunjungan kerja di Indramayu, Jawa Barat, Rabu (21/4/2021), Presiden Jokowi mengaku, pemerintah ingin agar Indonesia bisa memiliki ketahanan pangan dan swasembada pangan. Kepala negara pun siap mengkaji ulang untuk tidak impor, jika kondisi produksi pertanian Indonesia baik. "InsyaAllah nanti juga sampai akhir tahun, kalau kita tahan produksinya bagus, berarti juga tidak akan impor," kata Presiden Jokowi.

Baca Juga: Kombes Pol Terus Melakukan Mediasi Restorative Justice Terhadap Kasus Adly Fairuz Dengan Ibu Mertuanya.

Halaman:

Editor: Nugraha A.M

Sumber: indonesia.go.id


Tags

Terkini

X