Resmi, Gibran Jadi Cawapres Termuda! Simak Penjelasan Psikolog Mengenai Tanda Awal Kedewasaan

- 23 Oktober 2023, 21:33 WIB
Bakal Cawapres pendamping bakal Capres Prabowo Subianto yang diusulkan Partai Golkar Gibran Rakabuming Raka melambaikan tangan ke arah wartawan usai melakukan pertemuan tertutup di Jakarta, Minggu (22/10/2023). Gibran melakukan safari politik ke sejumlah ketum partai Koalisi Indonesia Maju, usai mendapatkan dukungan sebagai Cawapres pendamping Prabowo dari Partai Golkar. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Bakal Cawapres pendamping bakal Capres Prabowo Subianto yang diusulkan Partai Golkar Gibran Rakabuming Raka melambaikan tangan ke arah wartawan usai melakukan pertemuan tertutup di Jakarta, Minggu (22/10/2023). Gibran melakukan safari politik ke sejumlah ketum partai Koalisi Indonesia Maju, usai mendapatkan dukungan sebagai Cawapres pendamping Prabowo dari Partai Golkar. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja /MUHAMMAD ADIMAJA/ANTARA FOTO

 

MATA BANDUNG - Akhirnya, tiga Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden telah ditetapkan, yaitu Anis Baswedan dan Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo dan Mahfud M.D., serta Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming.

Gibran Rakabuming muncul sebagai Cawapres termuda setelah Mahkamah Konstitusi melalui putusan Nomor 90/PUU-XXI/2023 mengabulkan permohonan pemohon untuk sebagian diantaranya yaitu Menyatakan Pasal 169 huruf q Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 182, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6109) yang menyatakan, “berusia paling rendah 40 (empat puluh) tahun” bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat, sepanjang tidak dimaknai “berusia paling rendah 40 (empat puluh) tahun atau pernah/sedang menduduki jabatan yang dipilih melalui pemilihan umum termasuk pemilihan kepala daerah”.

Sehingga Pasal 169 huruf q Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum selengkapnya berbunyi “berusia paling rendah 40 (empat puluh) tahun atau pernah/sedang menduduki jabatan yang dipilih melalui pemilihan umum termasuk pemilihan kepala daerah”.

Baca Juga: Manuver Politik Yang Bisa Menghancurkan Kepercayaan Publik Terhadap Presiden Jokowi

Gibran Rakabuming Raka, putra Presiden Jokowi yang kini menjadi cawapres Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
Gibran Rakabuming Raka, putra Presiden Jokowi yang kini menjadi cawapres Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Reaksi masyarakat beragam atas putusan ini, salah satunya adalah menyorot soal usia. Sebagaimana diketahui Gibran Rakabuming saat ini berusia 36 tahun dan dikecualikan dalam Pasal 169 huruf q Undang-Undang Pemilihan Umum karena Gibran saat ini sedang menduduki jabatan sebagai Walikota Surakarta.

Apakah usia memang benar-benar berpengaruh terhadap perilaku seseorang, sehingga usia diatur sebagai salah satu syarat untuk dicalonkan sebagai Capres maupun Cawapres.

Menurut Nailur Rohmah, S.Psi., MA Psikolog yang juga dosen di Prodi Psikologi Universitas Trunojoyo Madura usia berpengaruh terhadap perkembangan manusia, ada tugas-tugas perkembangan yang harus dipenuhi agar tumbuh kembang manusia bisa berjalan optimal.

Baca Juga: Pemohon yang Tidak Memiliki Legal Standing : Tidak Diterima! Simak Penjelasan Konsep dan Kriterianya

"Berdasarkan usia, tingkat pemahaman akan resiko terhadap perilaku yang dimunculkan juga berbeda-beda. Idealnya, usia semakin bertambah, pemahaman akan resiko/ konsekuensi dari perilaku yang dimunculkan pun semakin baik," ujar Nailur.

Menurut akademisi kandidat Doktor pada Program Psikologi Universitas Airlangga, Yan Ariyani, M.Psi. Psikolog, menyebutkan bahwa usia merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku.***

“Usia merupakan salah satu faktor kecil yang mempengaruhi perilaku, faktor lainnya jauh lebih banyak," ujarnya

Lebh lanjut menurut Santrock, bahwa dewasa muda adalah rentang usia 20-40 tahun, memasuki masa transisi, baik transisi secara fisik, transisi secara intelektual serta transisi peran sosial. Lebih lanjut ditambahkan oleh Yan Ariyani, mengutip dari Andi Mappiere dalam bukunya Psikologi Orang Dewasa, bahwa ciri-ciri perkembangan dewasa awal adalah:

Baca Juga: Soal Batas Usia Pakar Hukum Tata Negara UNPAD Sebut Putusan MK Mestinya Merupakan Open Legal Policy

  1. Usia reproduktif;
  2. Usia memantapkan letak kedudukan;
  3. Usia banyak masalah;
  4. Usia tegang dalam hal emosi;
  5. Masa keterasingan sosial;
  6. Masa komitmen;
  7. Masa ketergantungan;
  8. Masa perubahan nilai; dan
  9. Masa kreatif.

“Secara psikologis sebetulnya tidak ada perbedaan antara usia 35 tahun atau 40 tahun, karena usia 35 ataupun 40 tahun berada dalam rentang usia yang sama yaitu berada dalam masa dewasa awal. Selain itu, usia hanyalah salah satu factor membentuk perilaku manusia selain faktor-faktor lainnya yang lebih banyak lagi," ungkap Yan Ariyani.

Masa-masa dewasa awal memang penuh dengan kreatifitas dan bahkan disebutkan sebagai masa dimana seluruh potensi sebagai manusia berada pada puncak perkembangan baik fisik maupun psikis. Masa ini adalah masa pengoptimalan potensi yang ada pada diri individu, jika masa ini bermasalah, akan mempengaruhi bahkan kemungkinan individu mengalami masalah paling serius pada masa selanjutnya.***

Editor: Mia Nurmiarani


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah