Hoax Ibadah Haji Bermunculan, Wamenag Meminta Jemaah Haji Jangan Percaya dan Bersabar.

- 4 Mei 2021, 00:04 WIB
Seorang wanita asal Indonesia mengalami kejadian aneh saat menjalankan ibadah haji,  ternyata ia berangkat dengan uang haram.
Seorang wanita asal Indonesia mengalami kejadian aneh saat menjalankan ibadah haji, ternyata ia berangkat dengan uang haram. /Unsplash/Ibrahim Uz

MATA BANDUNG - Belum ada kepastian tentang pelaksanaan ibadah Haji tahun ini, pandemi Covid -19 yang masih melanda dunia menyebabkan ibadah haji terkena imbasnya.

Tahun 2020 lalu ibadah haji ditiadakan untuk menghindari kasus Covid - 19, sedangkan ditahun ini belum ada kepastian dari pemerintah Arab Saudi akan membuka ibadah haji atau tidak.

Baca Juga: Pusat Perbelanjaan Kota Bandung dibanjiri Warga, Satpol PP Kota Bandung Turunkan Personil.

Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa'adi meminta para peserta ibadah haji untuk bersabar dan tidak termakan oleh isu - isu tak jelas terkait pelaksanaan ibadah haji yang belum pasti.

"Saya tekankan mohon kepada para pihak untuk tidak mengembangkan isu-isu yang menyesatkan, yang membuat masyarakat tidak mendapatkan informasi yang benar," ujar Zainut di Jakarta, Senin 3 Mei 2021.

Baca Juga: Enam Kelompok Kriminal Bersenjata Papua Terindentifikasi, Densus 88 Digadangkan Akan Turun.

Isu hoax yang tersebar dimasyarakat seperti, pembatalan ibadah haji dikarenakan vaksin Sinovac di Indonesia belum teregistrasi WHO, lalu adanya tunggakan pembayaran akomodasi jemaah indonesia, sehingga pemerintah Arab Saudi tak membuka pintu calon jemaah dari Indonesia.

Satu lagi perihal adanya kasus peradilan seseorang di Arab Saudi. Tiga isu tersebut selalu dikaitkan dengan pembatalan haji bagi calon jamaah asal Indonesia. Padahal masalah belum pastinya penyelenggaraan haji murni karena situasi Covid - 19 yang belum reda.

"Ini murni kalau tidak ada pemberangkatan itu murni situasi kondisi Covid - 19. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak percaya yang membuat situasi tidak kondusif," kata dia.

Baca Juga: Batasi Mobilitas 108 Tempat Wisata, Disparbud Jabar Memperketat Protokol Kesehatan Destinasi Wisata Jabar'

Halaman:

Editor: Ilhamdi T

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X