Mengkhawatirkan, Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp16.014 pada 12 April 2024, Ternyata Ini Penyebabnya

- 12 April 2024, 18:45 WIB
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. /Antara/Muhammad Adimaja/


MATA BANDUNG - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah saat Libur Lebaran 2024. Menurut data dari Google Finance, pada Jumat, 12 April 2024, pukul 07.00 WIB, rupiah tercatat berada di level 16.014 per dolar AS.

Hal ini menandakan penurunan dibandingkan dengan hari sebelumnya, Kamis, 11 April 2024, dimana rupiah berada di posisi Rp16.003.

Data dari Bloomberg menunjukkan bahwa pada perdagangan pekan sebelumnya, Jumat, 5 April 2024, rupiah justru menguat sebesar 44 poin atau 0,28 persen ke angka Rp15.848. Namun, pada saat yang sama, indeks dolar terpantau naik 0,11 persen ke level 104.010. Peristiwa serupa ini sebelumnya terjadi pada Maret 2020, di masa awal merebaknya pandemi Covid-19.

Baca Juga: Kurs Rupiah Melorot 37 Poin Jelang Akhir Pekan Menjadi Rp15.660 per dolar AS

Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) BI, pada Maret 2024, rupiah mencapai level 16.274 per dolar AS. Peningkatan inflasi di AS pada bulan yang sama menjadi penyebab utama pelemahan rupiah ini.

Data inflasi menunjukkan lonjakan yang signifikan dari perkiraan konsensus, dengan probabilitas pemangkasan suku bunga bank Sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), pada bulan Juni hanya menyusut hingga 16,4 persen.

Dilansir dari Reuters, Consumer Price Index (CPI) di AS meningkat karena biaya bahan bakar dan sewa tempat tinggal yang terus meningkat.

Baca Juga: Turun Tipis, Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Terpengaruh Sentimen Global dan Tunggu Neraca Perdagangan

Pasar keuangan memperkirakan bahwa The Fed akan menunda kebijakan pemangkasan suku bunga hingga bulan September sebagai tanggapan terhadap data inflasi yang meningkat.

Halaman:

Editor: Mia Nurmiarani

Sumber: Reuters


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah